Ahlan wa sahlan

assalamu alaikum bagi anda saudaraku yang menyempatkan diri bersua dengan buah penaku. Semoga anda mendapatkan manfaat dan sudi berbagi pengalaman dan ilmu dengan ana

Rabu, 03 November 2010

Kekasihku bersabar

Kekasihku sayang , berperang dengan sakitnya. Tanpa ada aku di sampingnya. Sebaris pesan hinggap di tanganku. Ia mengeluh. Soroako – Jakarta bukan hitungan langkah yang sedikit. Rasa pun menyrang hati ini, warisan yang lahir dari berita itu. Sama sakitnya, sama sedihnya. Entah, seberapa besar ketabahannya.
Dad ini meradang, tersadar betapa waktu yang kutempuh tuk mengajarinya bersabar, sungguhlah jauh dari bilangan cukup. Saat ini yang aku tahu, yang ia korbankan untukku terlalu banyak. Sebagai seorang lelaki pun, aku tak mampu membayarnya.
Dalam masa-masa yang tiada bagiku izin bersamanya, aku hanya bisa tahu... betapa aku mencintainya...

kekasihku, Susah senang, tawa dan tangis, selamat juga bencana, memiliki atau tidak memiliki, kesemuanya hanya mengingatkan kita , betapa Allah Maha Kuasa untuk melakukan apa saja terhadap makhluknya.

HAnyalah Allah yang tahu apa yang telah ditakdirkan-Nya tuk kita setelah detik ini. Kita sama sekali tidak punya ilmu tentang itu.

Pesanku untukmu yang tersayang, "bersabarlah. Bila pun sesuatu terjadi di antara kita, sementara waktu dan jarak masih memisahkan dua tubuh ini, tetaplah bersabar. Ketahuilah, aku begitu mencintaimu dan aku telah ridha kepadamu."

Semoga Allah menyaksikannya dan mempertemukan kita kembali dalam ridhanya, bila tidak di dunia, di akhirat kelak.

Maafkan aku yang tak dapat memenuhi hakmu. Dengan air mata cinta untukmu, kutuliskan kalimat ini....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar