Seperti apakah semestinya pemimpin yang didambakan kaum muslimin? adakah sosok yang seperti itu sekarang ini? sebelum kita memperluas permbicaraan, ada baiknya kita simak hal-hal berikut ini:
- Ramalan Rasulullah tentang pemimpin : "Kalian akan berebut untuk mendapatkan kekuasaan. Padahal kekuasaan itu adalah penyesalan di hari Kiamat, nikmat di awal dan pahit di ujung. (Riwayat Imam Bukhori).
Dari Ma’qil bin Yasaar radiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Tiada seorang hamba ditunjuk oleh Allah azza wajalla memimpin rakyat, kemudian ia meninggal sedang ia melakukan penipuan terhadap yang dipimpinnya, keculai Allah SWT mengharamkan baginya (masuk) syurga.” HR Bukhari dan Muslim
- Peringatan kepada para pemimpin : "Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya. Imam (kepala negara) adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya...".
“Siapa yang diberikan Allah kekuasaan mengurus urusan kaum Muslimin, kemudian ia tidak melayani mereka dan keperluan mereka, maka Allah tidak akan memenuhi kebutuhannya.” (Riwayat Abu Daud).
Dan dalam riwayat at-Tirmizi disebutkan : “Tidak ada seorang pemimpin yang menutup pintunya dari orang-orang yang memerlukannya dan orang fakir miskin, melainkan Allah juga akan menutup pintu langit dari kebutuhannya dan kemiskinannya.
Adakah yang mau jadi pemimpin setelah mereka tahu akan itu semua??
Perhatikan bagaimana para sahabat dalam hal kepemimpinan:
Abu Bakar Shiddiq diriwayatkan, sebelum diminta menjadi Khalifah menggantikan Rasulullah mengusulkan agar Umar yang menjadi Khalifah. Alasan beliau karena Umar adalah seorang yang kuat.
Tetapi Umar menolak, dengan mengatakan, kekuatanku akan berfungsi dengan keutamaan yang ada padamu. Lalu Umar membai’ah Abu Bakar dan diikuti oleh sahabat-sahabat lain dari Muhajirin dan Anshor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar